Mudik ke sebelah rumah

Sama seperti lebaran pada tahun-tahun sebelumnya, saya melakukan ‘mudik’ ke rumah eyang saya yang terletak persis di sebelah rumah saya alias tetangga saya. Tapi ada satu hal yang membuat semua ini berbeda. Saya beserta keluarga menjalani hari lebaran pertama kali tanpa seorang eyang uti. Kami tidak merasakan lagi kehadiran gulai daging dan nasi kuning yang sudah menjadi ciri khas lebaran kami setiap tahunnya. Namun, semua kekurangan tersebut berhasil disiasati. Kami sekeluarga berhasil bersusah payah membuat gulai daging itu sendiri dan memesan nasi kuning dari tante Achie. Tapi sebenarnya tidak ada yang begitu menarik bagi saya di tulisan ini. Yang menarik adalah kedatangan seorang ‘adik sepupu’ saya yang cantik, lucu, bawel, ribut, atraktif, dan tidak bisa berhenti berbicara. Berikut saya insert fotonya.

Namanya Ashkia … Putri. Saya lupa nama tengahnya siapa. Haha. Orang tuanya om doni dan tante dina. Lihat fotonya. Cantik bukan? Ia pernah menjadi bintang iklan susu apa gituuu saya juga lupa.😀

Dan yang paling membuat saya terpesona adalah hobinya bermain game. Haha. Jadi teringat masa kecil saya yang ‘freak’ game alias gamer sejati. FYI, ia sedikit jual mahal ketika difoto. Ia ingin difoto hanya jika diberi pinjam game di hape saya. Freak bukan?! :P~

Pernah suatu ketika ia pura-pura takut akan hantu. Konon sih memang ia memiliki 6th sense yang membuat makhluk-makhluk aneh itu tampak dan muncul di mata kepala dia. Tapi entah ia pura-pura melihat atau melihat asli, ia tiba-tiba memeluk saya, adik saya, dan sepupu saya dengan alibi takut akan hantu yang ia lihat. Haha. Tapi yang membuat ia terkesan berpura-pura adalah ia menunjuk gambar yang ada di kaos saya (baju Aparatoriz, gambarnya terlihat seram?) . Tapi memang semua hal ini yang membuat ia bertingkah lucu. Seperti yang teh iya (teh iya siapa?! nanti saja ceritanya :P) ceritakan kepada saya, bocah berumur seperti Ashkia yang lucu adalah kelakuan bodohnya, kontras dengan pemikiran saya yang melihat kelucuan bocah tersebut ada pada telapak kakinya. Haha.

Tampaknya cerita saya sudah mulai membosankan dan terkesan terlalu panjang. Ya sudah kalau begitu. Ini saya insert satu foto lagi untuk mengobati kebosanan membaca tulisan saya. ~~v

*njrit,ini cara ngerotate foto gmn? blom bisa awa masi gaptek..gyahaha.. =))

3 thoughts on “Mudik ke sebelah rumah

  1. halah,, nu mudik ka gigireun imah..

    urang mah mudik lintas propinsi.. haha..

    gir, mana janji maneh rek nginep??

    parah..

    watir tah HME kosong..

    yu nginep yu..

  2. hihihi…

    itu adik sepupu kamu atut bukan sama hantu gir..

    tapi takut sama penunggu rumah sebelah yang bernama G*** K******

    hihihi.. =P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s