Plastik Botol Minum Keseharian Saya ternyata Berbahaya!!

Saya terinspirasi membuat tulisan ini setelah mengikuti kuliah kewirausahaan yang diajarkan oleh Bu Siti kemarin siang. Beliau menjelaskan beberapa simbol yang merepresentasikan jenis-jenis plastik. Ada yang berbahaya dan ada juga yang aman. Saya jadi teringat masa-masa sekolah saya, mulai dari SD, SMP, dan SMA yang selalu membawa bekal minuman dengan mengisi air ulang pada “botol Aqua”. Konon katanya plastik yang terkandung dalam botol tersebut berbahaya dan dapat menyebabkan kanker bila digunakan kembali dengan pengisian ulang airnya. Saya jadi ngeri sendiri memikirkan akibat yang akan timbul pada tubuh saya akibat bertahun-tahun mengonsumsi air yang diisi ulang pada botol Aqua tersebut. Lebih jauh lagi, botol minum “non Aqua” yang saya pakai sehari-hari di kamar saya juga ternyata berbahaya..!! Tapi yaa, sudahlah. Akan saya paparkan sedikit 7 simbol plastik di bawah ini agar tidak terjadi lagi kisah “isi ulang botol Aqua” seperti saya.😦

1. PETE atau PET (Polythylene Terephthalate)

Simbol ini biasa terdapat pada botol plastik transparan seperti pada kemasan air mineral atau minuman yang siap untuk diminum. JANGAN PERNAH mengisi ulang botol dengan simbol seperti ini, apalagi dengan air panas. Hal ini dapat mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang bisa memicu penyakit kanker.

2. HDPE (High Density Polythylene)

Simbol ini terdapat pada botol yang berwarna putih susu. Juga biasa digunakan untuk air minuman galon, kursi plastik, atau kemasan susu jika pada makanan. Botol ini juga hanya boleh untuk sekali pakai saja.

3. V atau PVC (Polyvinyl Chloride)

Plastik yang memiliki simbol ini, menandakan plastik yang sulit untuk didaur ulang, seperti plastik pembungkus atau pada botol-botol. Kandungan plastik ini bisa lumer dan bercampur ke dalam makanan pada suhu -15 derajat Celcius. Akibatnya berbahaya, bisa menyebabkan kerusakan hati dan ginjal.

4. LDPE (Low Density Polythylene)

Plastik dengan simbol ini biasanya digunakan untuk makanan, plastik kemasan, dan teksturnya terasa lembek atau lentur. Plastik pembungkus makanan atau botol dengan kode ini cukup aman digunakan. Sayangnya, plastik ini hampir tidak dapat dihancurkan.

5. PP (Polypropylene)

Plastik yang bernomor 5 dan memiliki simbol PP ini termasuk yang aman dipakai membungkus makanan atau minuman. Biasanya plastik ini digunakan untuk tempat makanan dan botol minum bayi. Plsatiknya berwarna transparan, bening, dan tembus pandang. Kalau ingin mengisi ulang botol plastik sangat tidak salah untuk mencari plastik dengan nomor 5 di tengah simbol recycle dan bertuliskan PP.

6. PS (Polystyrene)

Kemasan plastik yang bersimbol PS ini contohnya adalah kemasan stereofoam, yang biasa dipakai untuk wadah makanan atau minuman sekali pakai. Bahan ini bisa bercampur dengan makanan, saat makanan panas diisikan ke dalam wadah ini, bahan styrine ini bisa berbahaya untuk otak dan sistem saraf.

7. OTHER atau biasanya polycarbonate

Kode tujuh ini biasanya ada 4 macam.

1. SAN (styrene acrylonitrile)
2. ABS (acrylanitrile butadiene styrene)
3. PC (polycarbonate)
4. Nilon

Plastik ini biasa digunakan untuk tempat makanan dan minuman, alat-alat rumah tangga, komputer, dan lainnya. Plastik dengan kode 7 SAN dan ABS ini baik dan aman digunakan untuk makanan atau minuman. Hanya saja, untuk kode PC sebaiknya tidak digunakan untuk makanan dan minuman karena bisa mengeluarkan zat yang berbahaya..😐

17 thoughts on “Plastik Botol Minum Keseharian Saya ternyata Berbahaya!!

  1. Wah Giri, hati-hati, banyak berdoa, semoga sehat selalu, hehe.
    Beberapa tahun yang lalu masalah ini pernah diangkat di majalah yayasan lembaga konsumen Indonesia. Idenya senada hanya saja ia melihat dari sisi bakteri mulut yang tertinggal pada bibir botol yang mengakibatkan penyakit dst dst.
    Plastik pelapis laptop saya tulisannya LDPE, pas lihat gambarnya dikira bisa dengan mudah didaur ulang ternyata ga bisa ya? Wah, br tahu nih..
    Blognya di link ya Gir

  2. Mending kembali ke alam. Makanan dibungkus daun. Air dibungkus pake godong lompong (bahasa indonesianya apa ya??) atao pake bambu…😀
    Lebih alami dan tak kawatir penyakit.
    Tapi saya so far so gud pake plastik.

  3. @agam
    hmm..setau saya kode 7 yang dikhususkan untuk minuman aman” saja dipake brapa kali pun.. Contohnya saja aqua galon besar, biasa diisi ulang berkali”.. Coba kita rasakan kualitas plastik aqua galon besar, tebal bukan? berbeda dengan aqua botol 1.5 liter dan 600 mL yang kalau kita rasakan kualitas plastiknya sangat tipis, sehingga masuk akal jika plastiknya dapat meleleh jika diisi air panas..
    CMIIW

  4. ini beneran atau cuma hoax bikinan perusahaan AMDK supaya orang2 beli lagi instead of mengisi ulang dengan botol kosong?

    soalnya kalo masalah botol nomor 1 itu, kalo masalah diisi air panas sih ya oke lah, meskipun sumber nya ngga ‘robust’ tapi secara akal masuk.. tapi kenapa ngga bisa diisi ulang sama sekali bahkan dengan air biasa pun? kalopun emang iya bakal meluruh atau apalah, kenapa mesti meluruh pada pengisian kedua atau ketiga? apakah arus air yang mengisi botol itu yang meluruhkan?

  5. minta alamat link nya donk biar nanti saya dan semua yang ada di sekitar saya bisa menjaga kesehatan

  6. Hua..chim…!! ini mah HOAX doank alias isue beberapa orang ato LSM ya inilah buktinya kalau jd masyarakat mudah terpengaruh gosip yang ga jelas asalnya alias mudah terprovokasi bo !
    Bisa sebutin ga siapa yang meneliti? dimana? kapan? uda ada korbanya belom? Ilmu dan teknologi semakin terbarui jangan pake pemikiran kolot jaman bahelak.
    Di seluruh dunia sama menggunakan minuman dalam botol dengan plastik yang sama
    justru lebih masuk akal kalo pakai botol dicuci pake air panas lebih
    biar steril kayak botol susu anak .ga ada bukti bukti ilmiah yang bilang plastik bakal leleh trus kecampur sama airnyakalo didisi berulang ulang.Lebih berfaedah kalo botolnya bisa dipake berulang ulang dari pada cuman di buang aja jadi nambahin sampah.
    minum air dari botol plastik itu aman ga akan kena penyakit kcuali kalo emang orangnya uda punya dasar sakit apa aja bisa jadi kambing hitam.Yang bikin loe sakit kalo loe telen botolnya skalian wakakakkkkk!
    Justru zaman skarang buat menghindari pemakaian pengawet makanan malahan banyak industri mionuman yang memakai pengisian di suhu 100 drajat celcius ato bisa lebih supaya lebih awet tahan lama tanpa pengawet….hmmm…sok tau lo !
    Asal tau aja plastik itu dari bahan minyak bumi coy ! yang emang susah dihancurkan oleh tanah,makanya kita sbagai masyarakat maju punya tanggung jawab buat punya ide kreatif pemanfaatan daur ulang minimal memakai lagi produk bekas yang masih bisa dipakai.

  7. Sayaabarusan saja ngisi air Panas campur air dingin ke btol aqua. Dan pas saya minum, rasanya aneh.
    Klo ternyata beresiko kanker, saya jd kapok. Hiyy😦

  8. banyak orang tidak tahu botol air minum dalam kemasan di jemur di warung warung dibawah sinar matahari panas menjadi beracun karena toksin bpa – bisa kanker. saya beli botol merek polar di gramedia dan sudah pakai 3 bulan bagus sekali. merek lain juga banyak yg bebas toksin bpa polar, korwater, sigg, nalgene dll

  9. dokter jaga bego…ngomong gak punya aturan…
    pengisian yg dilakukan pabrik-pabrik pada suhu tinggi itu biasanya yg botol kaca spt sosro, dll, saya lihat sendiri kok..
    botol kemasan yg bahan LDPE sm HDPE itu titik leburnya 105-115 derajat celsius, kalo disteril dengan suhu tinggi, ada kemungkinan bisa melebur…
    kalo mau steril tuh botol minum, pake sinar UV, sinar gamma, sm microwave ozon…

    UK.Inc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s