Terapi Anak Autis dengan Robot

troy robot autism

Autism spectrum disorder (ASD) atau biasa kita sebut autis, bukanlah sebuah penyakit. Autis adalah gangguan perkembangan yang tak biasa. Biasanya berhubungan dengan komunikasi, interaksi sosial, dan juga imajinasi. Autis ini bisa disembuhkan. Tentunya dengan menjalani terapi dengan tekun. Belum lama ini, Honda Research Institute meneliti terapi anak autis dengan bantuan robot.

Kebanyakan klinik terapi autis menghadapi anak autis melalui tim. Tim ini biasanya terdiri dari empat orang: terapis utama, terapis tambahan, ketua terapis, dan caregiver. Terapis utama punya peran mengeksekusi rencana terapi yang sudah disusun. Terapis tambahan berinteraksi langsung dengan anak autis. Ketua terapis bersama kedua terapis menilai si anak, membuat rencana terapi, dan mengevaluasi hasil terapi. Caregiver membuat target dan menilai perkembangan si anak autis. Melalui empat orang ini, si anak diterapi selama 50 menit, 2 kali seminggu.

Pada penelitian ini, empat orang tadi ditemani oleh satu robot. Si robot punya waktu 20% dari waktu terapi, atau 10 menit, untuk interaksi dengan si anak. Para terapis memakai 40 menit sisanya untuk terapi seperti biasa. Si robot punya empat peran dalam terapi ini:

  1. Mengalihkan perhatian si anak
  2. Men-trigger interaksi sosial antara si robot dan si anak
  3. Membantu interaksi sosial antara si anak, terapis atau caregiver, dan si robot
  4. Mundur setahap demi setahap sampai si anak hanya berinteraksi dengan terapis atau caregiver

Hasilnya, si anak lebih bisa mengasah skill sosialnya dengan robot, ketimbang saat interaksi dengan para terapis. Si anak mau interaksi dengan robot selama 10 menit atau lebih. Si anak juga lebih tertarik pada robot saat gerakannya atraktif. Terakhir, kebanyakan anak lebih tertarik pada si robot daripada robot mainan yang hanya bisa terdiam.

Robot ini bernama Troy. Ia berbadan sama dengan anak umur 4 tahun. Lebih tepatnya tinggi 25 inci dan lebar 12 inci termasuk 2 tangannya. Masing-masing tangan Troy punya 4 derajat kebebasan: angkat tangan dan turun tangan, menjauhi dan mendekati, memutar pergelangan tangan, serta menekukkan dan memperpanjang sikunya. Troy memakai tangannya untuk interaksi sederhana. Misalnya mendorong mobil-mobilan, memencet tombol, menunjuk, melambaikan tangan, serta menggoyangkan tangan sesuai irama musik.

Troy tak bisa kemana-mana. Ia hanya bisa duduk kursi atau meja. Ia terhubung dengan layar komputer 7 inci. Layar komputer inilah wajahnya. Buruk rupa tapi berguna. Ada smiley yang ditampilkan pada layar. Berubah-ubah mengekspresikan senang, sedih, dan tawa. Di antara layar dan badan Troy, ada dua buah motor servo yang bisa dikontrol dari jauh. Bisa membuat Troy mengangguk dan juga menggeleng. Speaker di dalam badannya membuat Troy bisa berbicara dan bernyanyi.

Troy didesain untuk membantu proses turn-taking si anak dalam terapi. Turn-taking ini berarti proses si anak untuk masuk ke interaksi selanjutnya. Sebelum mengajak si anak autis berbicara, terapis utama men-trigger Troy dengan Wiimote (remote control untuk Nintendo Wii), lalu memimpin tim berinteraksi. Terapis tambahan memandu langsung si anak melakukan turn-taking. Aktivitas turn-taking ini dimulai dari Troy mendorong mobil-mobilan ke si anak, diikuti perintah terapis utama kepada si anak untuk mendorong balik mobil-mobilannya. Terapis utama lalu menyuruh Troy untuk mendorong mobil-mobilan ke terapis. Terapis mendorong balik mobil-mobilan ke Troy. Ini diikuti lagi oleh si anak secara berulang-ulang.

I’m not a robotics expert but a robotics enthusiast. Semoga Troy bisa lahir juga di Indonesia. Membantu saudara-saudara kita yang autis.

(Source: IEEE Intelligent Systems Magazine – April 2012)

 

One thought on “Terapi Anak Autis dengan Robot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s