I’m now 25, what successful people were doing at this age?

original_25-years-old-card

Tepat seminggu yang lalu, 30 Januari 2014, umur saya bertambah satu lagi. Saya sekarang menginjak umur 25. Kata orang Amerika, 25 adalah umur orang dewasa. Perjalanan hidup atau milestone setiap orang pada dasarnya sama. Para pelajar SMA merayakan kebebasannya di umur 17 dengan pesta promnight. Mereka berlomba dadan seganteng dan secantik mungkin, supaya terpilih jadi promking atau promqueen. Waktunya masuk kuliah. Punya SIM buat mengendarai motor atau mobil. Hidup ngekos bebas dari orang tua. Indah sekali rasanya.

Sewaktu kuliah, kebanyakan mahasiswa ingin waktu dipercepat sampai umur 21. Lulus kuliah, lalu dapat kerja pertama dan gaji pertama. Sepertinya semua bisa dibeli dengan uang sendiri. Kalau di Jepang, 21 adalah batas umur minimal untuk minum bir, merokok dan menonton film porno. Tapi tetap saja tak bisa menjelaskan pojokan majalah-majalah porno di mini market yang selalu ramai oleh orang. Mereka asik membaca sambil berdiri, gratis tak dipungut biaya. Ah orang Jepang, pantas saja kebanyakan dari mereka tak mau menikah.

Lalu umur 25. Usia orang dewasa. Apa sih yang biasa dilakukan oleh orang-orang sukses di usia ini? Saya pun penasaran mencari inspirasi yang bisa dicontoh. Tak boleh main-main lagi untuk menggapai mimpi di usia krusial ini. Seperti kata Richard Branson, founder Virgin Group, jalan menuju kesuksesan tak selalu linier, pasti ada naik turunnya.

1. Nabi Muhammad SAW

Muhammad

Muhammad terkenal dengan kejujurannya sampai digelari Al-Amin oleh penduduk Mekkah. Etika baik Muhammad dalam berdagang sampai ke telinga Siti Khadijah, seorang business woman yang cantik dan kaya raya. Muhammad pun dipercaya oleh Khadijah untuk membantunya berbisnis. Maka berkelilinglah Muhammad yang ketika itu berumur 25 tahun. Muhammad berbisnis sampai ke negeri Syam dengan didampingi pembantu Khadijah yang bernama Maisarah. Khadijah kagum dengan omzet bisnis melimpah yang didapat Muhammad dan tambah kagum saat mendengar cerita-cerita Maisarah soal etika baik Muhammad.

Dalam perjalanan, kekaguman Khadijah berubah jadi keinginan untuk menikah dengan Muhammad. Melalui perantara bernama Nafisah, Khadijah menyampaikan keinginannya kepada Muhammad. Muhammad pun sepakat melalui perantara pamannya. Maka pernikahan pun dilangsungkan. Muhammad berusia 25 tahun menikah dengan Khadijah yang berusia 40 tahun dengan mahar 20 ekor unta muda.

2. Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg

Mark telah mengerjakan Facebook selama 5 tahun saat menginjak usia 25. Pada saat itu, tahun 2009, untuk pertama kalinya Facebook meraih cashflow positif dan meraup 300 juta user. Mark terlihat sangat senang lewat tulisannya di blog Facebook: “The way we think about this is that we are just getting started on our goal of connecting everyone”. Setahun kemudian, majalah Time menobatkan Mark sebagai Person of The Year.

3. Eric Schmidt

Eric Schmidt

Eric, yang sekarang sebagai Google Chairman, menempuh studi selama 6 tahun, mengambil master di UC Berkeley dan mendapat gelar Ph.D di umur 27. Eric termasuk generasi pertama yang mengoprek networking, komputer dan distributed software development. Eric mengisi waktu libur musim panasnya di Xerox PARC labs, tempat lahirnya workstation komputer pertama. Di sana Eric bertemu dengan founder Sun Microsystems, perusahaan korporat pertamanya. Dalam tahun-tahun pertama sebagai programmer, katanya: “All of us never slept at night because computers were faster at night”.

4. Sheryl Sandberg

Sheryl Sandberg

Sheryl, COO Facebook, lulus dari jurusan ekonomi terbaik di dunia: Harvard. Lalu Sheryl bekerja di World Bank di bawah mentor yang juga mantan pembimbing kuliahnya, Larry Summers. Sheryl kemudian kembali ke Harvard untuk mengambil MBA dan lulus tahun 1995. Ia lalu bekerja di McKinsey, dan di umur 29 dipercaya menjadi staf ahlinya Summers, yang jadi sekretaris Bill Clinton waktu itu.

5. Marissa Mayer

Marissa Mayer

Mayer dulunya diterima menjadi karyawan Google nomor urut 20. Di usianya yang ke-24, ia menjadi insinyur wanita pertama di Google. Selama 13 tahun ia bekerja di Google sebelum akhirnya menjadi CEO Yahoo yang sekarang.

6. Bacharuddin Jusuf Habibie

Habibie

Saat usia 25, Pak Habibie sedang mengambil studi teknik penerbangan. Ia mengambil spesialisasi konstruksi pesawat terbang di RWTH Aachen, Jerman Barat dan menerima gelar diplom ingenieur pada tahun 1960. Lalu gelar doktor ingenieur beliau terima pada tahun 1965 dengan predikat summa cum laude. Beliau kemudian bekerja di Messerschmitt-Bolkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman, sampai menjadi vice president bidang teknologi. Di tahun 1973, Pak Habibie kembali ke Indonesia setelah diminta presiden Suharto untuk membangun industri strategis Indonesia: pesawat terbang.

Sedangkan saya? Masih menulis depan komputer di sebuah kamar mungil pinggiran kota Tokyo. Baru saja submit aplikasi master saya yang ke-5 di Amerika. Di usia 25, saya sudah gagal startup 3 kali, sekarang sedang mencoba peruntungan yang ke-4. Esok pagi kembali masuk kerja di pabrik, menjalani hari-hari biasa. Saya sendiri penasaran akan jadi apa diri ini kelak di 2030. Sambil terus berdoa dan belajar dari orang-orang sukses seperti di atas. Stay hungry stay foolish. Semua demi Indonesia yang lebih baik.

2 thoughts on “I’m now 25, what successful people were doing at this age?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s